10 Tokoh Film Anak yang Terlihat Mengerikan

Posted by Ichsan Hamzah



1. Alice Spages (Alice, Sweet Alice, 1976)



Alice yang masih berumur 12 tahun, dengan brutalnya mencekik kakak perempuannya karena faktor cemburu. Gadis lugu ini nekat membunuh kakaknya, lalu membiarkannya tergeletak di gereja yang kemudian dibakarnya. Semua itu karena kecemburuan Alice kepada sang kakak yang lebih cantik dari dirinya. Film ini memperlihatkan sosok Alice yang mengenakan mantel kuning serta topeng plastik.

2. Rhoda Penmark (The Bad Seed, 1956)



Rhoda Penmark, seorang gadis cilik yang terbiasa mendapatkan segalanya dari orang tuanya. Suatu kali, ketika keinginannya tak terpenuhi, ia bisa melakukan apa saja untuk mendapatkan keinginannya itu. Bahkan sampai membunuh. Siapa yang menyangka penampilan lugu, cantik dan lucu seperti Rhoda ini ternyata adalah pembunuh berdarah dingin.

3.The Brood (The Brood, 1979)




Quote:Ini adalah dunia mimpi buruk di mana seorang psikoterapis gila telah mengembangkan teknik yang memungkinkan pasien untuk membuat manifestasi fisik dari emosi negatif mereka. Contohnya, dalam kasus seorang wanita miskin, muncul sebagai mutan pembunuh yang punya kemampuan bertelepati.

4. Regan MacNeil (The Exorcist, 1973)




Quote:Regan MacNeil adalah seorang gadis kecil yang menggemaskan. Hingga suatu hari, ia berubah setelah kerasukan setan akibat ritual pengusiran setan yang bersemayan dalam tubuhnya. Ada satu adegan yang menyeramkan, yaitu ketika Regan memutar kepalanya hingga 360 derajat.

5. Charlie McGee (Firestarter, 1984)




Quote:Tidak ada yang mampu menulis cerita menyeramkan seperti Stephen King. Ia sukses menulis The Shining, Children of Corn, dan Pet Cemetary. Kali ini ia menulis tentang seorang anak kecil (yang diperankan Drew Barrymore) bernama Charlie McGee. Akibat eksperimen yang dibuat pemerintah, ia mampu melakukan telekenisis. Dalam hal ini ia mampu memunculkan api dari kemampuannya tersebut dan menyerang orang-orang yang telah menyakitinya.

6. Henry Evans (The Good Son, 1993)




Quote:Setelah kesuksesan film Home Alone, nama Macaulay Culkin sebagai bintang cilik, diuji di film ini. Kalau di film Home Alone ia terlihat sebagai anak menggemaskan dan lucu, sementara di film The Good Son, ia mampu mengembangkan aktingnya dalam peran menyeramkan. Di sini ia berperan sebagai sosok anak kecil yang sadis, jahat sekaligus lugu. Kegemarannya menyiksa binatang hingga mengancam nyawa sepupunya, Mark Evans. Awalnya, semua itu dilakukannya karena ia menikmatinya. Lama-kelamaan, muncul sifat cemburu terhadap Mark, sehingga mengancam nyawa sepupunya tersebut.

7. Damien Thorne (The Omen, 1976)




Quote:Sosok menggemaskan dan lugu ini bernama Damien Thorne. Tak disangka ia lahir sebagai Antichrist (yang diyakini agama Kristen/Katolik sebagai titisan iblis yang lahir ke bumi). Kedua orang tuanya tak menerima ketika anaknya ini ingin dibunuh berbagai pihak hanya karena ia terlahir sebagai Antichrist. Namun perlahan, tindak tanduknya mulai mencurigakan dan membahayakan orang-orang yang ingin mengincarnya. Kematian demi kematian, menghantui orang-orang yang mencoba menyingkirkannya.

8. Samara (The Ring, 2002)




Quote:Hantu anak perempuan itu bernama Samara. Sewaktu kecilnya, ia dibunuh sang ibu karena diyakini telah membawa kutukan. Mayatnya yang dibuang di sebuah sumur. Hantunya selalu mengintai orang-orang yang menonton video kutukan yang menampilkan sosok Samara keluar dari sumur. Sehingga orang-orang yang menontonnya, akan tewas setelah menonton video tersebut.

9. Claudia (Interview with the Vampire, 1994)



Tom Cruise dan Brad Pitt yang tampil di sini, ternyata harus berbagi perhatian, karena ternyata sosok Kirsten Dunst yang sebagai vampir kecil, lebih menyita perhatian penonton kala itu. Karakter Claudia, sebenarnya mengundang iba, karena ia sendiri tak ingin menjadi vampir.

10. Michel Myers (Halloween, 2007)



Halloween di tahun 1978 menjadi salah satu film horor yang paling menakutkan. Hingga akhirnya dibuat remake di tahun 2007 yang menceritakan tentang masa kecil Michael Myers yang tega membunuh
keluarganya.

Sumber

5 Sebab Uang Tabungan Menyusut

Posted by Ichsan Hamzah


 http://bprsaudara.com/wp-content/uploads/2011/09/DOC122.jpg

1. Biaya administrasi pengelolaan tabungan
Setiap bank memiliki aturan tersendiri soal besaran biaya administrasi. Mulai Rp5 ribu sampai Rp15 ribu per bulan. Tidak ada tujuan khusus pengenaan beban tersebut pada nasabah. Sebab jumlah itu merupakan bagian dari pendapatan bank untuk pengelolaan bisnis perusahaan.

"Sebagian kami gunakan untuk memperbarui layanan kepada nasabah," ujar Syifa, Customer Officer Bank BNI, kapada Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia, Jumat 8 Agustus 2014.

2. Rekenening pasif
Bagi Anda yang dalam waktu lama tidak menggunakan fasilitas perbankan, kemungkinan bank memotong jumlah simpanan. Syaratnya, ada batas saldo minimal dan jangka waktu tertentu agar biaya ini muncul. Bank BNI sendiri menetapkan batasan sekitar Rp15 ribu. Sementara Bank Mandiri mengatur saldo paling sedikit Rp50 ribu. Biaya ini aktif jika dalam tiga bulan berturut-turut tak ada transaksi. Jumlah potongan pun berbeda-beda pada setiap bank, sekitar Rp10 ribu sampai Rp15 ribu.

3. Transfer antar-bank melalui ATM
Ada kalanya kerabat atau rekan bisnis membutuhkan kiriman uang. Jika bank milik penerima sama dengan Anda, tak perlu khawatir jumlah simpanan berkurang. Tapi bila berbeda, ada biaya yang harus dikeluarkan.

Untuk biaya yang satu ini, Bank Indonesia (BI) telah melakukan kerja sama dengan tiga penyedia jaringan ATM: ALto, ATM Bersama, dan ATM Prima. Setiap bank di seluruh Indonesia mengenakan biaya transfer sebesar Rp5 ribu untuk sekali transaksi ke seluruh bank yang berbeda. "Ini untuk menjawab kebutuhan transfer dana masyarakat Indonesia yang terlihat tinggi, baik dari segi frekuensi maupun nominal," kata Deputi Gubernur BI, Ronald Waas, seperti dikutip Plasadana.com, 6 Mei 2013.

4. Administrasi kartu debit
Selain tarif administrasi simpanan bulanan, pengguna kartu debit pun harus membayarkan biaya pengelolaan kartu. Besarannya berbeda-beda pada setiap bank. Untuk Bank BRI sekitar Rp6.500 sampai Rp12 ribu, tergantung jenis kartu. Sementara Bank BCA, jumlahnya Rp13 ribu hingga Rp12 ribu untuk paket administrasi simpanan dan paspor BCA. Sedangkan Bank Mandiri menarik beban Rp1.500-6.500 setiap bulan.

"Kalau di BNI, biaya administrasi kartu debit sebesar Rp2 ribu sampai Rp10 ribu, tergantung jenis kartu yang digunakan," kata Syifa.

5. Inflasi
Rata-rata bank di Indonesia mematok suku bunga simpanan sebesar 1-2,5 persen. Sementara inflasi tahunan, biasanya selalu menembus angka lima persen. Data BI menunjukan, tingkat inflasi mencapai 8,38 persen pada 2013. Sementara hingga akhir Juli 2014, tingkat inflasi sudah mencapai 4,53 persen. Artinya, bunga yang Anda dapatkan dari bank tidak bisa mengimbangi laju kenaikan harga yang berlaku. Alhasil nilai simpanan riil di bank justru semakin berkurang.


Sumber